- Awali 2026 dengan Tren Positif Pasar Nasional, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Portofolio EV Sesuai Ke
- Arsitektur Kendaraan Listrik BYD dalam Menembus Batas Mobilitas Masa Depan: Integrasi Kecerdasan Tek
- Kehadiran Robot Humanoid AiMOGA di Booth JAECOO Bikin Pengunjung IIMS 2026 Penasaran
- JAECOO J5 EV Jadi “Kanvas” Modifikasi, Konsumen Diajak Berkreasi Rancang Mobil Listrik di IIMS 2
- JAECOO Kenalkan Program Co-Creation J5 EV di IIMS 2026, Ajak Konsumen Tentukan Mobil Ideal Versi Mer
- Satu Tahun di Indonesia, JAECOO Mantapkan Diri Sebagai Brand SUV Premium yang Tumbuh Cepat Lewat Tek
- Bebas Range Anxiety, JAECOO J5 EV Jadi Solusi Perjalanan Jauh
- Fokus pada Kebutuhan Keluarga Indonesia, MG Gelar Talk Show Interaktif Bersama Glenn Alinskie dan Ch
- Chery Bawa Ragam Inovasi ke IIMS 2026: Super Hybrid dan EV sebagai Solusi Mobilitas Cerdas untuk Kel
- MG Umumkan Harga Resmi MGS5 EV, Perkuat Langkah di Pasar SUV Listrik Indonesia
Cara Spooring Mobil: Tips Mudah untuk Menjaga Stabilitas Kendaraan
Memiliki mobil yang nyaman dan aman dikendarai tentu menjadi keinginan setiap pemilik kendaraan. Salah satu perawatan penting yang sering kali diabaikan adalah spooring. Spooring sendiri adalah proses penyelarasan roda mobil agar kembali pada posisi yang tepat, sehingga mobil dapat berjalan lurus dan stabil. Spooring tidak hanya berdampak pada kenyamanan berkendara, tetapi juga memperpanjang usia pakai ban mobil Anda.
Apa Itu Spooring Mobil?
Spooring adalah proses penyesuaian sudut roda mobil agar sejajar satu sama lain sesuai dengan spesifikasi pabrikan. Tujuan dari spooring adalah menjaga mobil tetap stabil saat melaju di jalan raya, mengurangi keausan pada ban, dan mengoptimalkan konsumsi bahan bakar. Proses ini sangat diperlukan jika mobil terasa menarik ke satu sisi saat berjalan lurus, atau setir terasa tidak seimbang.
Kapan Harus Melakukan Spooring?
Sebagai panduan umum, spooring sebaiknya dilakukan setiap 10.000 km atau sekitar 6 bulan sekali. Namun, ada beberapa tanda yang menunjukkan Anda perlu segera melakukan spooring, seperti:
-
Mobil terasa menarik ke satu sisi saat dikemudikan lurus
-
Ban mobil aus secara tidak merata
-
Setir mobil terasa miring saat posisi roda lurus
-
Mobil terasa bergetar atau tidak stabil saat melaju
Jika Anda mengalami salah satu dari tanda-tanda tersebut, segeralah periksa dan lakukan spooring untuk mengembalikan keseimbangan roda.
Langkah-Langkah Cara Spooring Mobil
Meskipun spooring biasanya dilakukan di bengkel dengan peralatan khusus, Anda bisa memahami cara kerjanya melalui beberapa langkah sederhana:
-
Persiapan alat: Spooring membutuhkan alat khusus seperti aligner roda.
-
Cek kondisi ban: Pastikan tekanan angin ban sesuai dengan rekomendasi pabrik.
-
Periksa sudut roda: Tentukan apakah ada sudut yang perlu disesuaikan berdasarkan data pabrikan.
-
Lakukan penyelarasan: Sesuaikan sudut toe-in, toe-out, camber, dan caster roda menggunakan alat spooring.
Proses ini membutuhkan ketelitian dan alat yang tepat, sehingga disarankan untuk dilakukan di bengkel profesional.
Manfaat Spooring untuk Kendaraan Anda
Melakukan spooring secara rutin dapat memberikan beberapa manfaat bagi kendaraan Anda, seperti:
-
Meningkatkan kenyamanan berkendara
-
Mengurangi risiko keausan ban yang tidak merata
-
Menghemat konsumsi bahan bakar
-
Memaksimalkan stabilitas dan keamanan kendaraan
Spooring merupakan investasi kecil untuk menjaga performa kendaraan tetap prima dalam jangka panjang.
Menjaga perawatan mobil seperti spooring sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara. Jika Anda mencari informasi lebih lanjut tentang perawatan kendaraan, kunjungi Media Audio untuk tips otomotif terkini dan panduan praktis seputar dunia otomotif.




.jpeg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)




 BYD ATTO 3 Harbour Grey (2).jpg)
 (1).jpg)
.jpg)